Hari 3 Jadi Sales — Jualan Itu Bukan Memaksa

 

Kalau ada satu alasan kenapa banyak orang kurang suka didatangi sales, mungkin jawabannya sederhana.

Karena mereka pernah merasa dipaksa.

Dipaksa mendengar.

Dipaksa membeli.

Bahkan dipaksa merasa bersalah kalau tidak jadi membeli.

Padahal...

Semakin aku belajar menjadi sales, semakin aku sadar kalau jualan sebenarnya bukan soal memaksa orang mengeluarkan uang.

Jualan adalah membantu seseorang mengambil keputusan yang memang baik untuk dirinya.

Kalau memang belum cocok, ya tidak apa-apa.

Karena hubungan baik jauh lebih berharga daripada satu transaksi.


Kenapa Banyak Orang Menganggap Sales Memaksa?

Menurutku, ini terjadi karena masih banyak yang menganggap target adalah segalanya.

Akhirnya muncul kebiasaan seperti:

  • Terlalu banyak bicara.
  • Tidak memberi kesempatan calon pembeli berpikir.
  • Terus menghubungi tanpa jeda.
  • Memaksa agar hari itu juga harus jadi membeli.

Padahal setiap orang punya kondisi yang berbeda.

Ada yang memang butuh.

Ada yang masih mempertimbangkan.

Ada juga yang memang belum waktunya membeli.

Semua itu harus dihargai.


Sales yang Baik Adalah Pendengar

Dulu aku mengira tugas sales adalah menjelaskan produk selama mungkin.

Sekarang justru aku belajar sebaliknya.

Sales yang baik lebih banyak bertanya daripada berbicara.

Misalnya:

"Apa kebutuhan Bapak?"

"Motor sebelumnya dipakai untuk apa?"

"Yang paling penting irit, nyaman, atau tenaganya?"

Dari pertanyaan-pertanyaan sederhana itu, kita jadi tahu apakah produk yang kita tawarkan memang cocok.

Kalau ternyata tidak cocok, kita juga tidak perlu memaksakan.

Karena kepercayaan dibangun dari kejujuran.


Membantu Lebih Penting daripada Menjual

Ada satu pelajaran yang cukup mengubah cara pandangku.

Kalau fokus kita hanya menjual, mungkin kita bisa mendapatkan satu transaksi.

Tapi kalau fokus kita membantu, kemungkinan besar kita akan mendapatkan pelanggan yang kembali lagi.

Orang akan lebih mudah percaya kepada seseorang yang tidak memaksakan kehendaknya.

Mereka merasa dihargai.

Merasa didengarkan.

Dan merasa keputusan tetap ada di tangan mereka.

Itulah yang membuat hubungan menjadi lebih panjang.


Contoh Sederhana

Bayangkan ada dua orang sales.

Sales pertama terus mengatakan produknya paling bagus.

Setiap keberatan langsung dibantah.

Setiap penolakan langsung dipatahkan.

Sementara sales kedua justru bertanya dulu.

Mendengarkan.

Menjelaskan secukupnya.

Lalu berkata,

"Silakan dipertimbangkan dulu. Kalau ada yang ingin ditanyakan lagi, saya siap membantu."

Kalau kamu menjadi pembeli...

Kira-kira lebih nyaman dengan yang mana?


Kesalahan yang Sering Dilakukan Sales Pemula

Saat baru mulai, banyak sales melakukan beberapa kesalahan seperti:

  • Terlalu cepat menawarkan produk.
  • Tidak memahami kebutuhan calon pembeli.
  • Menganggap penolakan sebagai kegagalan.
  • Berbicara terus tanpa memberi ruang orang lain.
  • Berusaha menang dalam setiap percakapan.

Padahal tujuan utama bukan memenangkan argumen.

Tujuan utamanya adalah membangun rasa percaya.


Tips Agar Tidak Terlihat Memaksa

Kalau kamu juga sedang belajar menjadi sales, coba biasakan beberapa hal ini.

  • Dengarkan lebih banyak daripada berbicara.
  • Berikan informasi dengan jujur.
  • Jangan menutupi kekurangan produk.
  • Hormati keputusan calon pembeli.
  • Jangan takut kalau hari ini belum terjadi penjualan.

Percayalah.

Orang lebih mudah membeli dari seseorang yang membuat mereka nyaman.


Penutup

Hari ini aku belajar satu hal sederhana.

Sales bukan profesi yang tugasnya memaksa orang membeli.

Sales adalah profesi yang membantu orang menemukan solusi sesuai kebutuhannya.

Kalau akhirnya mereka membeli, itu bonus dari kepercayaan yang berhasil kita bangun.

Dan kalau hari ini mereka belum jadi membeli, bukan berarti kita gagal.

Bisa jadi mereka hanya belum siap.

Karena dalam dunia sales, hubungan baik sering kali lebih bernilai daripada transaksi yang dipaksakan.


Baca Juga

Kalau kamu sedang mengikuti seri ini dari awal, jangan lewatkan artikel pilar "26 Hari Jadi Sales: Belajar dari Nol Menjadi Sales yang Dipercaya". Di sana kamu bisa membaca perjalanan lengkap dari hari pertama hingga hari ke-26 agar proses belajar menjadi sales terasa lebih utuh.

Hari 1 — Kenapa Aku Memilih Menjadi Sales?
Hari 2 — Banyak Orang Salah Paham Tentang Sales
Hari 4 — Takut Ditolak? Semua Sales Pernah Mengalaminya
Hari 5 — Rahasia Sales Hebat: Lebih Banyak Mendengar daripada Bicara
Hari 6 — Jangan Langsung Menawarkan Produk

No comments:

Post a Comment