Kalau kamu baru mulai content marketing, kemungkinan besar pernah ngerasa gini: “Udah capek bikin konten, tapi kok sepi ya?” Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak pemula ngalamin hal yang sama karena tanpa sadar melakukan kesalahan dasar dalam content marketing . Masalahnya bukan karena content marketing itu nggak efektif, tapi karena cara mainnya belum tepat. Content Marketing Itu Bukan Sekadar Rajin Posting Kesalahan pertama biasanya datang dari mindset. Banyak yang nganggep content marketing itu: Yang penting posting Yang penting aktif Yang penting konsisten upload Padahal, content marketing itu soal membangun audiens dan kepercayaan , bukan sekadar numpuk konten. Kalau cuma rajin tapi nggak terarah, hasilnya tetap nihil. Kenapa Kesalahan Ini Penting untuk Dihindari? Kesalahan content marketing di awal sering bikin: Waktu dan tenaga kebuang Ngerasa minder lihat konten orang lain Cepat nyerah sebelum dapet hasil Padahal content marketing itu proses. Kalau ...
Pernah nggak sih kamu baca konten yang rasanya kayak lagi diajak ngobrol, bukan lagi “dijualin”? Kalau iya, besar kemungkinan konten itu pakai storytelling . Dalam content marketing, storytelling bukan soal bikin cerita lebay atau drama berlebihan. Intinya adalah cara menyampaikan pesan supaya audiens betah membaca, paham isinya, dan pelan-pelan percaya sama brand kamu. Kabar baiknya, storytelling itu bisa dipelajari siapa saja, termasuk pemula. Apa Itu Storytelling dalam Content Marketing? Storytelling dalam content marketing adalah teknik menyampaikan pesan brand lewat cerita yang relevan dengan audiens , bukan lewat promosi langsung. Cerita yang dimaksud bisa berupa: Pengalaman pribadi Masalah sehari-hari Kisah pelanggan Proses di balik layar Perjalanan sebelum menemukan solusi Fokusnya bukan jualan, tapi membangun hubungan . Ketika audiens merasa relate, kepercayaan akan muncul dengan sendirinya. Kenapa Storytelling Penting dalam Content Marketing? Banyak...