Kalau kamu baru mulai belajar marketing, mungkin pernah kepikiran: “Digital marketing sama marketing konvensional itu bedanya di mana sih?” Soalnya kelihatannya sama-sama promosi. Sama-sama jualan. Sama-sama pengen produk dikenal orang. Tapi di balik itu, cara kerja dan pendekatannya beda jauh . Di artikel ini, kita bahas Perbedaan Digital Marketing dan Marketing Konvensional dengan bahasa santai, jelas, dan cocok banget buat pemula. Digital Marketing dan Marketing Konvensional: Gambaran Umum Secara sederhana: Marketing konvensional → promosi lewat media offline Digital marketing → promosi lewat media online dan internet Walaupun tujuannya sama, cara mainnya beda. Penjelasan Utama: Apa Bedanya? Marketing Konvensional Marketing konvensional adalah metode pemasaran yang sudah dipakai sejak lama, sebelum internet jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Contohnya: Iklan koran dan majalah Spanduk, baliho, banner Brosur dan pamflet Iklan radio dan ...
Kalau kamu baru terjun ke digital marketing, satu hal yang perlu kamu tahu: salah itu wajar, tapi salah fatal itu bikin capek sendiri . Banyak pemula semangat di awal, tapi berhenti di tengah jalan karena merasa digital marketing “nggak jalan-jalan”. Padahal, sering kali masalahnya bukan di tools atau platform, tapi di kesalahan dasar yang nggak disadari . Di artikel ini, kita bahas kesalahan fatal pemula dalam digital marketing dengan bahasa santai, tanpa ribet, dan cocok banget buat kamu yang baru mulai. Kesalahan Digital Marketing yang Paling Sering Dilakukan Pemula Digital marketing itu luas. Tapi justru karena luas, pemula sering lompat-lompat tanpa pondasi yang jelas. Beberapa kesalahan ini kelihatannya sepele, tapi dampaknya besar kalau dibiarkan. Kenapa Kesalahan Ini Bisa Jadi Masalah Besar? Karena digital marketing itu proses , bukan sulap. Kalau dari awal sudah salah arah: Waktu kebuang Tenaga habis Budget boncos Mental drop Yang lebih bahaya, kamu bisa men...