Skip to main content

Kesalahan Content Marketing yang Sering Dilakukan Pemula

 

Kalau kamu baru mulai content marketing, kemungkinan besar pernah ngerasa gini:
“Udah capek bikin konten, tapi kok sepi ya?”

Tenang, kamu nggak sendirian.
Banyak pemula ngalamin hal yang sama karena tanpa sadar melakukan kesalahan dasar dalam content marketing.

Masalahnya bukan karena content marketing itu nggak efektif, tapi karena cara mainnya belum tepat.


Content Marketing Itu Bukan Sekadar Rajin Posting

Kesalahan pertama biasanya datang dari mindset.

Banyak yang nganggep content marketing itu:

  • Yang penting posting

  • Yang penting aktif

  • Yang penting konsisten upload

Padahal, content marketing itu soal membangun audiens dan kepercayaan, bukan sekadar numpuk konten.

Kalau cuma rajin tapi nggak terarah, hasilnya tetap nihil.


Kenapa Kesalahan Ini Penting untuk Dihindari?

Kesalahan content marketing di awal sering bikin:

  • Waktu dan tenaga kebuang

  • Ngerasa minder lihat konten orang lain

  • Cepat nyerah sebelum dapet hasil

Padahal content marketing itu proses.
Kalau fondasinya salah, makin lama justru makin berat.

Dengan tahu kesalahannya sejak awal, kamu bisa:

  • Fokus ke hal yang penting

  • Nggak buang energi ke konten yang sia-sia

  • Bangun audiens secara alami


Kesalahan Content Marketing yang Sering Terjadi

Ini dia kesalahan yang paling sering dilakukan pemula 👇

1. Bikin Konten Tanpa Tujuan Jelas

Hari ini edukasi, besok jualan, besoknya curhat.

Akhirnya:

  • Audiens bingung

  • Nggak tahu kamu fokus di apa

  • Brand kamu nggak kebentuk

Setiap konten idealnya punya tujuan, misalnya:

  • Edukasi

  • Bangun kepercayaan

  • Jawab masalah audiens


2. Terlalu Fokus Jualan di Awal

Ini kesalahan yang paling sering.

Baru mulai, tapi isinya:

  • Promo terus

  • Ajak beli terus

  • Caption penuh ajakan transaksi

Padahal audiens belum percaya.
Content marketing itu soal ngasih nilai dulu, bukan langsung minta beli.


3. Nggak Kenal Target Audiens

Banyak pemula bikin konten berdasarkan:

  • Menurut saya

  • Kata teman

  • Yang lagi viral

Tanpa mikirin:

  • Siapa yang baca?

  • Masalah mereka apa?

  • Butuh solusi apa?

Akhirnya konten lewat begitu saja.


4. Niru Konten Orang Tanpa Penyesuaian

Belajar dari konten orang lain itu wajar.
Tapi kalau cuma copy:

  • Gaya bahasa

  • Format

  • Topik

Tanpa disesuaikan dengan audiens sendiri, kontennya terasa nggak natural.


5. Nggak Konsisten

Hari ini posting 3 konten, habis itu hilang seminggu.

Content marketing itu bukan lomba cepat-cepatan.
Lebih baik:

  • Sedikit tapi rutin

  • Konsisten topik

  • Konsisten gaya

Daripada banyak tapi cuma bertahan sebentar.


Kesalahan Teknis yang Sering Dianggap Remeh

Selain soal konsep, ini juga sering kejadian:

  • Judul nggak jelas

  • Paragraf kepanjangan

  • Nggak ada struktur

  • Nggak mikirin SEO sama sekali

Hal-hal kecil ini kelihatan sepele, tapi dampaknya besar ke performa konten.


Tips Praktis Biar Pemula Nggak Salah Arah

Kalau kamu masih pemula, mulai dari hal sederhana dulu:

  • Tentukan satu topik utama

  • Kenali masalah audiens

  • Fokus konten edukasi

  • Gunakan bahasa sehari-hari

  • Jangan kebanyakan jualan

  • Evaluasi konten secara rutin

Content marketing itu soal konsistensi dan kesabaran.


Penutup

Kesalahan dalam content marketing itu wajar, apalagi buat pemula.
Yang penting, kamu sadar dan mau memperbaiki.

Kalau kamu mau memahami strategi besarnya, termasuk cara membangun audiens dan kepercayaan lewat konten, sebaiknya lanjut baca artikel pilar yang ngebahas konsep content marketing secara menyeluruh.


Comments

Popular posts from this blog

cara menggunakan Drag and Drop

Drag & Drop adalah Istilah yang menggambarkan kegiatan memilih suatu obyek dan memindahkannya ke lokasi baru. Yaitu dengan menekan tombol sebelah kiri mouse/laptop (drag), kemudian meletakkan obyek tersebut ke lokasi yang sudah ditentukan (drop). Pada komputer khususnya pada system OM windows Fungsi Drag (Tarik) Drop ternyata mempunyai fungsi yang lebih, namun bagi para newbi yang masih benar -benar harus belajar ketika menjalankan komputer atau laptop barunya belum semuanya mengerti. Layaknya sebuah shortcut kadang sangat diperlukan yaitu untuk mempercepat sebuah tindakan dan tentunya kita tidak akan melakukan langkah panjang untuk setiap ingin memakai aplikasi yang dikehendaki, dalam hal ini bisa diartikan sama seperti fungsi utama drag & drop. Sebenarnya artikel ini sudah berhubungan dengan artikel saya yang lalu-lalu namun akan saya coba fokuskan disini. Fungsi Drag (Tarik) & Drop (Letakan) pada komputer Yang Mungkin Masih Jarang di Ketahui : 1. Membuat Shortcut...

Penggunaan Each us Every

In English grammar we often encounter the same word, have the same meaning but different usage. Therefore from this time I will share a few words in the intent. Each and Every  Each and every word is used to denote the singular number of a noun in English. Each and every followed by singular count nouns (singular nouns that can be counted) is not a plural noun or a noun that can not be calculated. The first use of the word Each  (masing-masing) In the use of this word we can distinguish by two methods For a small number for two things That is, in the use of  Each word is used for the number of small or small nouns. But explains more than two things e.g :  - there are four books on the table, each book is a different colour - in football match, each team has 11 players Every (sering) This word is a single word. So in use you should use a single verb This word is used with two methods: for a large number  ...

curhat sama DeepSeek | kegalauan dalam membangun tim yang solid

mungkin ini sebagai catatan saya pribadi yang merasa galau dalam mengembangkan tim yang solid. jadi iseng iseng coba curhat dengan AI DeepSeek yang baru aja di lounching dan sempat viral di berbagai platform media sosial. kira-kira seperti ini yang ku tanya  "belakangan ini aku lagi galau tentang gimana sih membangun tim yg solid" dan ini jawaban yang diberikan oleh AI tersebut Wah, bro, topik yang berat tapi keren nih! Membangun tim yang solid emang butuh effort dan strategi yang tepat. Ini beberapa tips yang mungkin bisa membantu lo: Komunikasi Terbuka: Pastiin semua anggota tim bisa nyaman buat ngomong dan berpendapat. Komunikasi yang jujur dan transparan bikin trust antaranggota tim makin kuat. Tujuan yang Jelas: Pastiin semua orang ngerti tujuan tim dan apa yang mau dicapai. Kalau semua sejalan, kerja jadi lebih fokus dan terarah. Roles and Responsibilities: Kasih tugas yang jelas ke masing-masing anggota sesuai kemampuan mereka. Jadi, nggak ada yang merasa kebanyaka...