Skip to main content

Content Marketing Funnel: Dari Awareness ke Kepercayaan

 

Pernah ngerasa konten sudah rutin, tapi audiens kayak lewat doang?
View ada, like ada, tapi nggak nempel di kepala.

Masalahnya sering bukan di niat atau konsistensi, tapi di alur kontennya.
Banyak pemula bikin konten tanpa sadar bahwa audiens itu perlu proses.

Di sinilah content marketing funnel berperan penting:
nganterin audiens dari kenal → paham → percaya.


Apa Itu Content Marketing Funnel?


Content marketing funnel adalah kerangka tahapan konten yang membantu audiens bergerak secara alami.

Secara sederhana, funnel ini terdiri dari:

  • Awareness → audiens baru kenal

  • Consideration → audiens mulai tertarik

  • Trust → audiens percaya

Setiap tahap butuh jenis konten yang berbeda.
Kalau salah urutan, hasilnya biasanya zonk.


Tahap Awareness: Fokus Dikenal, Bukan Dijual

Di tahap awal, audiens belum butuh solusi.
Mereka baru sadar punya masalah.

Jenis konten awareness biasanya:

  • Edukasi dasar

  • Insight ringan

  • Topik umum & relevan

Contoh konten awareness:

  • “Apa itu content marketing?”

  • “Kenapa konten itu penting?”

  • “Kesalahan umum bikin konten”

Format yang cocok:

  • Artikel blog pemula

  • Reels edukasi singkat

  • Carousel Instagram

Targetnya cuma satu:
audiens mikir, “Oh, ini gue banget.”


Tahap Consideration: Bangun Ketertarikan & Kredibilitas


Kalau audiens sudah kenal, mereka mulai cari siapa yang paling paham.

Di tahap ini, konten kamu harus:

  • Lebih spesifik

  • Lebih terarah

  • Lebih berbobot

Contoh konten consideration:

  • Tutorial langkah demi langkah

  • Perbandingan strategi

  • Penjelasan metode

Misalnya:

  • “Strategi content marketing untuk pemula”

  • “Jenis-jenis konten berdasarkan tujuan”

  • “Bedanya konten awareness dan trust”

Di sini kamu mulai dipandang punya kapasitas, bukan sekadar ikut-ikutan.


Tahap Trust: Membangun Kepercayaan Jangka Panjang

Tahap ini bukan soal viral, tapi soal hubungan.

Audiens yang sudah trust biasanya:

  • Balik lagi baca kontenmu

  • Nunggu update

  • Menganggap kamu referensi

Jenis konten trust:

  • Pengalaman pribadi

  • Insight dari praktik langsung

  • Cerita kegagalan & pembelajaran

Konten trust terasa lebih “manusia”,
bukan sekadar teori.


Kenapa Content Marketing Funnel Itu Penting?

Tanpa funnel, konten sering:

  • Lompat-lompat topik

  • Nggak punya arah

  • Sulit membangun audiens setia

Dengan funnel, kamu jadi tahu:

  • Konten ini buat siapa

  • Tujuannya apa

  • Audiens harus ke mana setelah ini

Funnel bikin strategi konten terasa nyambung & masuk akal.


Contoh Penerapan Funnel Sederhana

Contoh di blog content marketing:

Awareness

  • Apa itu content marketing

  • Kenapa bisnis butuh konten

Consideration

  • Strategi content marketing pemula

  • Jenis-jenis konten marketing

Trust

  • Content marketing funnel

  • Studi kasus atau pengalaman nyata

Semua artikel saling menguatkan, bukan berdiri sendiri.


Kesalahan yang Sering Terjadi

Beberapa kesalahan umum pemula:

  • Semua konten isinya edukasi berat

  • Langsung jualan di awal

  • Tidak memikirkan tahap audiens

Kesalahan paling sering:

  • Awareness tapi bahas teknis

  • Trust tapi audiens belum kenal

  • Konten dibuat asal rutin

Akhirnya konten ada, tapi audiens nggak tumbuh.


Tips Praktis Biar Funnel Jalan

Biar simpel dan konsisten:

  • Tentukan tujuan tiap konten

  • Pisahkan konten dasar & lanjutan

  • Gunakan internal link

  • Bangun gaya bahasa yang konsisten

Fokus pelan-pelan, tapi jelas arahnya.


Penutup

Content marketing bukan soal seberapa sering posting,
tapi seberapa nyambung alurnya.

Dengan memahami content marketing funnel dari awareness ke kepercayaan, kamu bisa membangun audiens yang:

  • Kenal

  • Paham

  • Percaya

Untuk memahami gambaran besarnya dan bagaimana funnel ini masuk ke strategi utama, lanjutkan ke artikel pilar Content Marketing: Strategi Membangun Audiens dan Kepercayaan agar pemahamanmu makin utuh.

Comments

Popular posts from this blog

cara menggunakan Drag and Drop

Drag & Drop adalah Istilah yang menggambarkan kegiatan memilih suatu obyek dan memindahkannya ke lokasi baru. Yaitu dengan menekan tombol sebelah kiri mouse/laptop (drag), kemudian meletakkan obyek tersebut ke lokasi yang sudah ditentukan (drop). Pada komputer khususnya pada system OM windows Fungsi Drag (Tarik) Drop ternyata mempunyai fungsi yang lebih, namun bagi para newbi yang masih benar -benar harus belajar ketika menjalankan komputer atau laptop barunya belum semuanya mengerti. Layaknya sebuah shortcut kadang sangat diperlukan yaitu untuk mempercepat sebuah tindakan dan tentunya kita tidak akan melakukan langkah panjang untuk setiap ingin memakai aplikasi yang dikehendaki, dalam hal ini bisa diartikan sama seperti fungsi utama drag & drop. Sebenarnya artikel ini sudah berhubungan dengan artikel saya yang lalu-lalu namun akan saya coba fokuskan disini. Fungsi Drag (Tarik) & Drop (Letakan) pada komputer Yang Mungkin Masih Jarang di Ketahui : 1. Membuat Shortcut...

Penggunaan Each us Every

In English grammar we often encounter the same word, have the same meaning but different usage. Therefore from this time I will share a few words in the intent. Each and Every  Each and every word is used to denote the singular number of a noun in English. Each and every followed by singular count nouns (singular nouns that can be counted) is not a plural noun or a noun that can not be calculated. The first use of the word Each  (masing-masing) In the use of this word we can distinguish by two methods For a small number for two things That is, in the use of  Each word is used for the number of small or small nouns. But explains more than two things e.g :  - there are four books on the table, each book is a different colour - in football match, each team has 11 players Every (sering) This word is a single word. So in use you should use a single verb This word is used with two methods: for a large number  ...

curhat sama DeepSeek | kegalauan dalam membangun tim yang solid

mungkin ini sebagai catatan saya pribadi yang merasa galau dalam mengembangkan tim yang solid. jadi iseng iseng coba curhat dengan AI DeepSeek yang baru aja di lounching dan sempat viral di berbagai platform media sosial. kira-kira seperti ini yang ku tanya  "belakangan ini aku lagi galau tentang gimana sih membangun tim yg solid" dan ini jawaban yang diberikan oleh AI tersebut Wah, bro, topik yang berat tapi keren nih! Membangun tim yang solid emang butuh effort dan strategi yang tepat. Ini beberapa tips yang mungkin bisa membantu lo: Komunikasi Terbuka: Pastiin semua anggota tim bisa nyaman buat ngomong dan berpendapat. Komunikasi yang jujur dan transparan bikin trust antaranggota tim makin kuat. Tujuan yang Jelas: Pastiin semua orang ngerti tujuan tim dan apa yang mau dicapai. Kalau semua sejalan, kerja jadi lebih fokus dan terarah. Roles and Responsibilities: Kasih tugas yang jelas ke masing-masing anggota sesuai kemampuan mereka. Jadi, nggak ada yang merasa kebanyaka...